GuruID
EN ID

BERESPDF GURU

Generator CP-TP-ATP

Turunkan Capaian Pembelajaran menjadi Tujuan Pembelajaran dan Alur Tujuan Pembelajaran dalam tabel analisis yang runtut.

Hasil

Menunggu input

Hasil akan tampil di sini

Isi pilihan di panel kiri, lalu klik tombol buat. Setelah itu preview modul, LKPD, soal, kisi-kisi, atau rubrik akan tampil di area ini.

Cara memakai Generator CP-TP-ATP

Generator CP-TP-ATP membantu guru menurunkan Capaian Pembelajaran menjadi Tujuan Pembelajaran, lalu menyusunnya menjadi Alur Tujuan Pembelajaran yang lebih runtut. Halaman ini cocok dipakai ketika guru sudah memiliki CP atau elemen pembelajaran, tetapi masih perlu memecahnya menjadi tujuan yang lebih operasional dan mudah dipakai untuk menyusun perangkat ajar.

Masukkan fase, kelas, mata pelajaran, elemen, topik, subtopik, dan durasi pembelajaran dengan jelas. Jika ada CP spesifik dari dokumen kurikulum atau dokumen sekolah, tuliskan pada catatan tambahan agar hasil analisis lebih dekat dengan kebutuhan mengajar.

Format analisis CP ke TP

Hasil yang baik sebaiknya tidak hanya berisi daftar tujuan. Guru perlu melihat hubungan antara CP relevan, fokus kompetensi, indikator perilaku belajar, dan bentuk asesmen yang mungkin digunakan. Dengan format tabel analisis, setiap CP dapat dibaca lebih mudah sebelum dipilih menjadi TP yang siap masuk ke modul ajar.

Alur menurunkan TP menjadi ATP

  1. Baca CP dan tandai kata kerja, konsep utama, konteks materi, dan keterampilan yang diharapkan.
  2. Kelompokkan kompetensi menjadi beberapa fokus belajar yang lebih kecil.
  3. Ubah fokus belajar menjadi TP yang jelas, terukur, dan sesuai fase peserta didik.
  4. Susun TP menjadi ATP dari konsep dasar menuju penerapan, analisis, proyek, atau refleksi.
  5. Gunakan ATP yang sudah rapi sebagai dasar membuat modul ajar, LKPD, soal, dan rubrik penilaian.

Kesalahan yang perlu dihindari

Hindari membuat TP yang terlalu luas, menyalin CP tanpa memecah kompetensinya, atau menyusun ATP hanya berdasarkan urutan bab buku. ATP yang kuat perlu mempertimbangkan kesiapan peserta didik, prasyarat konsep, keterkaitan antar materi, dan asesmen yang akan membuktikan ketercapaian tujuan.

FAQ Generator CP-TP-ATP

Apa beda CP, TP, dan ATP?

CP adalah kompetensi yang harus dicapai peserta didik pada fase tertentu. TP adalah tujuan belajar yang lebih kecil dan operasional, sedangkan ATP adalah urutan TP yang disusun menjadi alur pembelajaran dari awal sampai akhir fase atau periode belajar.

Apakah TP boleh dibuat lebih dari satu dari satu CP?

Boleh. Satu CP biasanya dapat diturunkan menjadi beberapa TP karena di dalam CP terdapat beberapa kompetensi, materi, konteks, atau keterampilan yang perlu dipelajari bertahap.

Bagaimana cara memastikan ATP sudah runtut?

ATP perlu dicek dari prasyarat konsep, tingkat kesulitan, urutan keterampilan berpikir, kesinambungan materi, dan kecukupan waktu. TP yang lebih dasar sebaiknya ditempatkan sebelum TP yang menuntut analisis, evaluasi, atau proyek.